Warga sekitar mengimbau agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama bagi pengemudi truk yang sering melintas di kawasan padat dan sempit seperti Pasar Lima. Mereka meminta Dinas Perhubungan Kota Medan agar memberikan sosialisasi dan himbauan khusus kepada para sopir truk untuk meningkatkan kewaspadaan.
Tak hanya itu, muncul pula dugaan bahwa truk dikemudikan oleh “supir raon” (cadangan/tidak resmi) yang tidak memiliki izin mengemudi. Oleh karena itu, masyarakat mendesak pihak Organda dan instansi terkait untuk menertibkan sopir-sopir truk yang melintasi kawasan padat penduduk tersebut demi mencegah kecelakaan serupa terulang.
(H.Nst)












