Simalungun – Dewanusantaranews.com – Kepedulian dan kecepatan bertindak kembali ditunjukkan oleh jajaran Polsek Gunung Malela Polres Simalungun Polda Sumatera Utara. Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H. turun langsung memimpin penanganan seorang pria yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan warga karena kedapatan menggali kuburan almarhum Atin di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim, Jalan Mawar, Nagori Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, pada Senin, 04 Mei 2026, sekira pukul 11.30 WIB.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Senin, 04 Mei 2026, sekira pukul 16.34 WIB membenarkan dan mengapresiasi langkah cepat yang diambil jajarannya. “Apa yang dilakukan Kapolsek Gunung Malela bersama personilnya hari ini adalah cerminan sempurna dari Polri yang berintegritas sekaligus humanis. Bukan hanya mengamankan situasi, tetapi memastikan orang yang membutuhkan pertolongan mendapat penanganan terbaik,” ujar AKP Verry Purba.
Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H. menjelaskan bahwa kejadian ini bermula dari informasi yang diterima personil Polsek dari warga Nagori Pamatang Simalungun pada Senin pagi, 04 Mei 2026, sekira pukul 11.30 WIB. Warga melaporkan adanya seorang laki-laki diduga ODGJ yang tengah menggali kuburan di TPU Muslim Jalan Mawar dan membuat warga sekitar merasa resah dan ketakutan.
“Begitu laporan masuk, saya tidak menunggu. Saya langsung bersama empat personil bergerak menuju lokasi. Kondisi seperti ini memerlukan penanganan cepat agar ketenangan warga segera pulih dan orang tersebut mendapatkan pertolongan yang layak,” ucap AKP Hengky B. Siahaan.
Sesampainya di lokasi TPU Muslim Jalan Mawar, petugas menemukan seorang laki-laki dalam kondisi memprihatinkan yang diduga kuat mengalami gangguan jiwa. Pemandangan yang membuat warga sekitar cemas itu segera ditangani dengan pendekatan yang tenang dan penuh kemanusiaan oleh petugas.
Penanganan yang dilakukan personil Polsek Gunung Malela melampaui tugas pengamanan biasa. Petugas tidak hanya mengamankan pria tersebut dari situasi yang berpotensi membahayakan dirinya sendiri dan lingkungan sekitar, tetapi juga memberikan makan, memandikan, serta memastikan pria itu mendapatkan perawatan kesehatan dari tenaga medis Poskesdes Pamatang Simalungun yang turut dipanggil ke lokasi.












