Menyikapi berbagai potensi ancaman tersebut, AKP Verry Purba mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan rawan bencana gunung api, untuk senantiasa mengenali jenis-jenis bahaya yang dapat ditimbulkan, agar dapat lebih siap dalam melindungi diri sendiri maupun keluarga apabila sewaktu-waktu terjadi erupsi.
“Kenali jenis-jenis bahayanya agar lebih siap melindungi diri dan keluarga saat terjadi erupsi,” ucap AKP Verry Purba mengimbau masyarakat.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk senantiasa mengikuti perkembangan informasi resmi yang dikeluarkan oleh lembaga-lembaga berwenang seperti Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, guna memastikan informasi yang diterima akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Tetap ikuti informasi resmi dari PVMBG, BMKG, BPBD, dan pihak berwenang, serta patuhi arahan evakuasi demi keselamatan bersama,” tambah AKP Verry Purba menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap arahan resmi dari pihak berwenang.
Ia berharap, dengan adanya pemahaman yang baik mengenai jenis-jenis bahaya erupsi gunung api, masyarakat dapat lebih siaga dan tidak panik ketika menghadapi situasi darurat, serta mampu mengambil langkah-langkah evakuasi mandiri secara tepat sesuai arahan resmi yang telah ditetapkan.
“Kesiapsiagaan dan kepatuhan terhadap arahan evakuasi adalah kunci utama untuk meminimalisir risiko korban jiwa maupun kerugian materiil akibat bencana erupsi gunung api,” pungkas AKP Verry Purba mengakhiri keterangannya.
Penyampaian informasi dan imbauan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Simalungun dalam memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat, sekaligus mendukung program mitigasi bencana nasional, sejalan dengan semangat Polri yang Presisi: Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan, demi terciptanya masyarakat yang tangguh dan siap siaga menghadapi berbagai potensi bencana.
Laporan AG












