“Mohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar perjalanan kasus ini sama-sama kita kawal dan pantau sehingga bisa berjalan lancar, sukses dan saudara kita Jovi mendapatkan keadilan”, jelas Guna.
Salah seorang pengacara yang ikut mengabdikan diri dalam membela jaksa Jovi, AZHARI MARDIANTA DAULAY, S.H alias Anta Daulay, SH mengatakan atas perlakuan yang diterima oleh jaksa Jovi yang dilakukan pihak kepolisian dan kejaksaan ternyata mendapatkan sorotan publik dari berbagai elemen masyarakat dengan menunjukkan sikap simpati kepada Jovi Andrea Bachtiar.
Berbagai protes pun muncul mulai dari mahasiswa, praktisi hukum, Lsm maupun wartawan . Protes tersebut ada yang disampaikan secara langsung dengan orasi demonstrasi, protes melalui postingan-postingan kritikan di media sosial juga kritikan melalui pemberitaan media. Bahkan berbagai pengacara juga siap mengabdikan diri dalam melakukan advokasi kepada saudara Jovi.
Kritikan dan sorotan dari berbagai lapisan masyarakat didominasi oleh anggapan kejadian yang dialami jaksa Jovi ini berbau upaya “kriminalisasi hukum” yang merupakan gambaran buruk matinya demokrasi.
“Saya mewakili teman-teman kuasa hukum sangat terpanggil atas kejadian yang dialami saudara Jovi , ini merupakan preseden buruk atas penegakan hukum di negeri ini”, jelas Anta.
Para pengacara tersebut berharap agar Jaksa Agung dan Komisi III DPR RI membuka mata lebar-lebar dan melakukan telaah atas sikap kedua institusi ini untuk menyelamatkan tegaknya demokrasi hukum yang berkeadilan di negeri ini”, pinta Anta Daulay.












