Menurut Sri Eko Sriyanto Galgendu, jika Presiden merasa perlu untuk segera menggantikan posisi utusan khusus yang kosong tersebut bisa merujuk kepada Menteri Agama yang cukup banyak memiliki referensi untuk tokoh agama yang mumpuni dan bijak, sehingga dapat menjadi panutan umat beragama yang netral membangun suasa yang kondusif dalam upaya kerukunan umat beragama di Indonesi, kata Sri Eko Sriyanto Galgendu lewat hand phone dari Magelang, Jawa Tengah, tadi malam, 6 Desember 2024. Dari keempat nama tokoh yang dinominasikan oleh sejumlah pengusul tiga diantaranya layak dan pantas untuk dipilih oleh Presiden menjadi pengganti Gus Miftah, karena kapasitas, kapabilitas serta keleluasan jaringan maupun pengaruh dapat dipercaya mengemban amanah jabatan tersebut.
Menurut Sri Rko Sriyanto pin tugas mulia yang utama dari utusan khusus Presiden tersebut untuk Kerukunan beragama dan pembinaan sarana keagamaan harus bersikap netral dan mempunyai jaringan luas dengan semua simpul umat dari semua agama yang ada, sehingga suasana yang kondusif dapat dibangun bersama dengan semua tokoh agama-agama yang ada. Selebihnya adalah, memfasilitasi penyampaian ide dan gagasan atau usulan yang perlu ditindaklanjuti oleh Presiden. Yang pasti, tokoh yang terpilih memiliki kapasitas dan kapabilitas keagamaan serta luas jaringan dalam wilayah agama yang ada di Indonesia.
Siapa pun kemudian yang dipilih Presiden untuk menggantikan Gus Miftah, menurut Sri Eko Sriyanto Galgendu, akan tetap memberi dukungan, karena Presiden pasti akan memilih yang terbaik pembantunya untuk kesuksesannya memimpin Indonesia menuju Era Indonesia Emas pada tahun 2045, pungkas pengusaha rumah makan yang terbilang sukses dan tengah gigih merintis kawasan wisata kuliner malam di jalan Ir. H. Juanda, Jakarta Pusat.
Banten, 6 Desember 2024












