Mas Jekki Amri juga menghimbau kepada para nazir wakaf di Kabupaten Siak, dengan adanya Program wakaf hutan ini, masyarakat bisa berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan, dan juga berdampak pada peningkatan ekonomi jika dikelola dengan baik.
“Hutan wakaf juga turut berperan dalam menjaga kestabilan iklim secara mikro, melestarikan keanekaragaman hayati, konservasi air, dan mencegah bencana alam,” terangnya.
Wakil Bupati Siak Husni Merza turut mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan Roadshow Kampanye Kajian Ekoteologi dan Workshop Wakaf Hutan untuk Kelestarian Alam di Kabupaten Siak.
“Alhamdulillah, salah satu tujuan dari Program Wakaf Hutan dalam menjaga Kelestarian Alam maupun lingkungan. ini, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Siak dalam melestarikan lingkungan dengan konsep Siak Kabupaten Hijau,” ucap Husni.
Lebih kurang 50 persen dari luas wilayah Kabupaten Siak, merupakan hutan gambut. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Siak komitmen dalam menjaga dan melestarikan lingkungan melalui roadmap Siak Hijau.
“Kita terus melakukan pembangunan di daerah, namun lingkungan dan hutan tetap terjaga. Karena menjaga hutan merupakan suatu kewajiban dan hutan ini, warisan bagi anak cucu kita dimasa yang akan datang,” pungkasnya.
Parlindungan Tambunan












