Dewanusantaranews.com – Peperangan yang terjadi di kota Yaman banyak korban berjatuhan anak anak wanita dan dewasa menyedihkan sekali tanpa berprikemanusiaan Berbagai negara harus membantu perdamaian bahkan menyelamatkan warga Palestina yang terjolimi korban Tentera Pasukan Israel yang biadap keji berjiwa binatang Ujar Prof Dr KH Sutan Nasomal Pakar Hukum Internasional yang juga Ketua Umum Partai Oposisi Merdeka memberikan komentar rilisnya yang dikirimnya ke semua pemimpin redaksi dalam maupun luar negeri Asia Asean Eropa.
Angkatan Perang Yaman dan Hamaz menyerang Tel Aviv dalam waktu yang bersamaan pada kamis 20/03/2025 sore. Serangan itu adalah balasan untuk ISRAEL yang telah melakukan penyerang dan pembantaian terhadap Masyarakat Palestina yang menewaskan 400 warga gaza.
Informasi dari Abu Ubaidah dalam telegram menyampaikan GAZA tidak sendirian karena banyak pejuang untuk PALESTINA yang memperjuangkan Masyarakat Palestina dan Kemerdekaan Palestina.
Salah satunya Militer Yaman Houti yang telah berbulan bulan membantu PALESTINA dengan melakukan penyerangan ke Tel Aviv dan kapal kapal induk perang USA sekutu ISRAEL di laut YAMAN.
Peningkatan PERANG naik 1000% setelah ISRAEL melakukan aksi serangan dan membatalkan genjatan senjata. Mengirimkan serangan rudal serta tank membantai anak anak Palestina yang sedang berpuasa di bulan Ramadhan.
Konflik Timur Tengah telah memasuki di pertempuran PERANG DUNIA KE III dengan menggunakan rudal rudal sejenis nuklir tingkat sedang hingga korban berjatuhan sangat banyak.
PROF DR SUTAN NASOMAL SH,MH pemerhati perang di PALESTINA menyampaikan kepada media sabtu,22/03/2025 bahwa penderitaan Masyarakat Palestina dalam perang ini adalah pembantaian yang di luar prikemanusiaan dan prikeadilan. Sangat sadis dan biadab. Sasarannya anak anak kecil dan lansia. Diplomasi Politik tingkat Dunia tidak pernah berhasil karena USA & ISRAEL mau menghapuskan Negara Palestina dan Membunuh semua anak anak dan para wanita sisa sisa penduduk PALESTINA di banyak tempat di penampungan. Keserakahan Israel dan USA untuk mencaplok Negara Palestina adalah pelanggaran hukum tingkat tinggi International.
DUNIA tidak ada lagi hukum kecuali yang menang dialah hukum. PBB sebagai rumah yang harusnya menjaga perdamaian dunia kini hanya cerita yang tidak ada bukti dan pertanggung jawabannya.
Milter USA juga melakukan penyerangan ke Negara Yaman selasa 18/03/2025. Militer USA menyerang 10 taged di Negara Yaman. Pelabuhan hodaedah dan Ibu Kota Yaman Distrik Al Safrah dan wilayah lain di Negara Yaman.












