“Kebersihan lingkungan dan ketahanan pangan juga harus kita jaga bersama. Peran orang tua dan guru sangat menentukan dalam membimbing anak-anak agar tumbuh dalam lingkungan yang sehat, serta aktif dalam pendidikan dan kegiatan positif sejak dini,” tambahnya.
Sementara itu, Pembina Yayasan RA Az Zahra, H. Setiyono, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Siak, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung berdirinya yayasan pendidikan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pendirian RA Az Zahra dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pendidikan anak usia dini yang berkualitas di Kampung Teluk Merbau. Berawal dari niat sederhana untuk mengedukasi anak-anak desa, yayasan ini kini terus berkembang.
“Sekolah ini lahir dari keinginan untuk memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak kami. Alhamdulillah, dengan dukungan banyak pihak, hari ini gedung sekolah RA Az-Zahra telah resmi digunakan dan dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Setiyono.
Saat ini, RA Az Zahra menampung 80 murid dengan dukungan 10 tenaga pengajar. Gedung baru seluas 378 meter persegi dilengkapi tujuh ruang kelas, satu ruang kantor, mushola, dapur, empat kamar mandi, serta area parkir. Semua fasilitas ini terwujud berkat sinergi berbagai pihak, termasuk dukungan dunia usaha dan partisipasi masyarakat.
Peresmian gedung baru itu disambut penuh kebahagiaan oleh masyarakat setempat. Senyum anak-anak dan harapan para orang tua mewarnai momen tersebut. Wakil Bupati Siak menandatangani prasasti dan menggunting pita sebagai tanda dimulainya pemanfaatan gedung baru, yang kemudian ditutup dengan doa bersama.
Parlindungan Tambunan












