Pontianak Kalbar – Dewanusantaranews.com – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menerima kunjungan kerja reses Komisi III DPR RI di Ruang Graha Khatulistiwa Polda Kalbar. Kunjungan ini merupakan bagian dari masa persidangan IV Tahun Sidang 2024–2025 yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan strategi penegakan hukum di wilayah Kalbar. Jum’at(25/07)
Dalam sambutannya, Irjen Pol Pipit Rismanto memaparkan kondisi geografis, demografis, serta isu-isu strategis Kalimantan Barat kepada rombongan Komisi III DPR RI yang dipimpin oleh Ketua dan Wakil Ketua Komisi III.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kajati Kalbar, Kepala BNNP Kalbar, Wakapolda Kalbar, dan Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar.
Kalbar, dengan luas wilayah mencapai 14,68 juta hektare dan jumlah penduduk 5.646.268 jiwa, dihadapkan pada tantangan hukum dan keamanan yang kompleks. Isu strategis utama yang disoroti antara lain adalah Perkebunan sawit dan pertambangan tanpa izin (PETI), Penyalahgunaan subsidi migas dan pupuk, Penyelundupan barang dan orang di wilayah perbatasan, termasuk kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Kejahatan konvensional dan penyalahgunaan narkoba yang masuk melalui jalur tikus dari Malaysia.
Kapolda juga menjelaskan penggunaan anggaran Polda Kalbar tahun 2025 yang mencapai Rp1,45 triliun, dengan realisasi serapan anggaran sebesar 50,27% hingga pertengahan tahun. Beliau menekankan perlunya dukungan anggaran tambahan untuk optimalisasi tugas kepolisian, termasuk pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara dan mendukung mobilitas personel melalui anggaran perjalanan dinas.












