DUMAI – Dewanusantaranews.com – Riau Satrya Alamsyah, S.T., M.T. (Kepala Dinas PUPR Kota Dumai) dan sekaligus menjabat sebagai Komisaris atau Dewan Pengawas PERUMDAM Tirta Dumai Bersemai diduga memberikan sejumlah uang.
Pemberian sejumlah uang bukan tampa sebab, Sesuai surat bernomer: 004/B/GMP-DMI/III/2026. Perihal : Pemberitahuan Aksi/Demonstarsi. Kepada Polres Dumai Cq Kasat Intelkam, tertanggal 02 Maret 2026, GEMPA Dumai bakal menggelar aksi unjuk rasa di kantor PDAM Dumai.
Aksi unjuk rasa damai yang rencananya akan digelar di Jalan Jendral Sudirman Kantor BUMD PDAM Tirta Dumai Bersemai akhirnya di batalkan.
Pembatalan aksi unjuk rasa GEMPA Dumai ini tidak terlepas diduga campur tangan Komisaris PERUMDAM Kota Dumai Riau Satrya Alamsyah, S.T.,M.T. sekaligus kepala Dinas Pekerjaan Umum kota Dumai.
Pengamat Ekonomi dan Pembangunan Muhammad Rian mengungkapkan, sikap dugaan campur tangan Riau Satrya Alamsyah, S.T., M.T. (Kepala Dinas PUPR Kota Dumai) dan juga menjabat sebagai Komisaris atau Dewan Pengawas PERUMDAM Tirta Dumai Bersemai memberikan contoh yang tidak terpuji.” Ucapnya.
Lebih lanjut Muhammad Rian menegaskan, dugaan pemberian sejumlah uang untuk membatalkan aksi unjuk rasa mencerminkan seorang Komisaris yang tidak patut di contoh.
Seharusnya kata Muhammad Rian, Tidak semua persoalan yang berakhir dengan cara cara yang tidak terpuji, apa lagi dengan cara diduga dengan memberian sejumlah uang supaya aksi unjuk rasa di kantor PDAM Dumai di batalkan,” Tegasnya.
Kantor PDAM Dumai yang sempat dihebohkan dengan pemberitaan mering oleh beberapa Media Online terkait kinejanya kini redup.
Rencana aksi unjuk rasa GEMPA Dumai ke Kantor PDAM Dumai yang sebelumnya digembar- gemborkan akan menggelar aksi unjuk rasa pada hari Kamis (05/03/2026), ternyata hanya menjadi cerita yang tertinggal di pemberitaan.












