Acara Rapat diwarnai sempat rincu karena tuntutan warga harga mati angkutan BKM tidak bisa melintasi desa pauh.
Bathin Iwan Saputra asli warga sakai Juga sangat kesal terhadap angkutan BKM sempat hampir meninggalkan ruang rapat karena emosi, dan meminta BKM tidak bisa melintasi desa pauh ,dan selalu mengingat anaknya masih sekolah dasar juga korban
Angkutan BKM
Perjanjian dan kesepakatan rapat saat ini angkutan BKM tidak boleh melintasi jalan desa pauh sebelum ada hasil rapat pada hari senin ,angkutan BKM angkut CPO Ke PT SAM.
Kepala desa menutup rapat karena rapat saat ini tidak ada hasil keputusan maka akan dilanjutkan pada senin 16/12/2024.
Kekesalan Warga desa pauh pada angkutan BKM memuncak sebab sudah empat orang anak sekolah jadi korban meninggal, dan pihak BKM di Duga selalu mengedepankan atau di bekingi oleh oknum TNI yang mengaku dari kesatuan rudal dumai.
Pada sabtu 14 /12/2024 pihak angkutan BKM memaksakan mobil tengkinya dengan berani melintasi jalan desa pauh yang di duga dibekingi oknum rudal tersebut.
Saat dikomfirmasi pada oknum TNI tersebut kenapa memaksakan dan mengawal mobil BKM Melintasi jalan pauh karena nanti ada masalah baru dan sudah hasil rapat bahwa tidak boleh dilalui BKM?
Jawab oknum TNI tersebut itu perintah komandan ujarnya.
Dalam rapat yang diadakan di kantor desa pauh dihadiri, Kapolsek Bonai Darussalam, Camat, Bhabinkantibmas, Babinsa ,Tokoh masyarakat, Bathin, Ormas, dan ratusan Warga.
Tim












