MEDAN – Dewanusantaranews.com – Kondisi infrastruktur di Kawasan Industri Medan (KIM) II Mabar, Medan, kian memprihatinkan. Meski pengelolaan retribusi melalui gate pass tetap berjalan normal, fasilitas publik seperti jalan raya, penerangan jalan, hingga utilitas kabel tampak dibiarkan rusak tanpa perbaikan serius dari pihak pengelola.sabtu(21/02)
Jalan Berlubang Hanya Ditandai Traffic Cone
Berdasarkan pantauan Wak media *di lapangan, sejumlah titik jalan di wilayah KIM II Mabar mengalami kerusakan parah berupa lubang yang cukup dalam dan permukaan jalan yang bergelombang.
Ironisnya, alih-alih dilakukan tambal sulam ulang, lubang-lubang yang membahayakan pengendara tersebut hanya ditandai dengan traffic cone (kerucut lalu lintas) dan dahan pohon sebagai penanda darurat.
”Sangat berbahaya kalau lewat malam hari. Lubangnya besar, cuma dikasih kerucut saja. Kalau kita tidak jeli, bisa fatal kecelakaannya,” ujar salah satu pengguna jalan Syahrul (30 ) yang kerap melintas di kawasan tersebut.
Minim Penerangan dan Ancaman Tiang Miring
Kondisi jalan yang rusak diperparah dengan minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU).
Banyak lampu penerangan yang terpantau putus atau padam, membuat kawasan industri ini gelap gulita saat malam hari.
Selain itu, ditemukan fakta mengkhawatirkan terkait keberadaan tiang listrik dan tiang Telkom yang posisinya sudah miring. Hal ini memicu kekhawatiran warga dan pekerja di sekitar lokasi, mengingat beban kabel yang berat sewaktu-waktu dapat roboh dan menimpa pengguna jalan atau bangunan di bawahnya.












