SIMALUNGUN – Dewanusantaranews.com – Sebanyak 30 talenta musik Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Musik dan Penyanyi Solo pada 29 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif, sekaligus mempersiapkan para peserta menghadapi uji sertifikasi kompetensi pada 31 Oktober 2026.
Pelatihan yang berlangsung di Ara Cafe & Eatery, Kabupaten Simalungun, merupakan bagian dari program Aktivasi Creative Hub yang bertujuan menghidupkan ruang-ruang kreatif sebagai pusat pembelajaran, pengembangan bakat, serta kolaborasi bagi para pelaku industri kreatif daerah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari Johnny William Maukar dan Tamam Hoesein yang berbagi pengetahuan serta pengalaman di industri musik. Materi pelatihan mencakup peningkatan kemampuan bermusik dan bernyanyi, kualitas penampilan di atas panggung, serta pemahaman mengenai standar profesionalisme dalam membangun karier di industri musik.
Tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, pelatihan ini juga mendorong peserta memahami pentingnya manajemen karier, etika profesi, serta perlindungan hak dan kepentingan profesional sebagai bagian dari kesiapan memasuki dunia kerja kreatif.
Setelah mengikuti pelatihan, para peserta dijadwalkan menjalani uji sertifikasi kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi tersebut menjadi salah satu instrumen untuk mengukur kemampuan peserta berdasarkan standar kompetensi yang berlaku.
Peserta yang dinyatakan kompeten berpeluang memperoleh sertifikat kompetensi sebagai pengakuan atas keterampilan profesionalnya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri, memperluas kesempatan kerja, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di industri musik.












