“Dalam beberapa hari ke depan kita akan cari waktu secepatnya untuk rapat bersama. Perusahaan-perusahaan harus hadir agar bisa saling membantu. Kasihan masyarakat kalau setiap banjir harus terus seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan laporan di lapangan, banjir di Kilometer 9 RT 10 Jalan Duku Kampung Mengkapan disebabkan oleh curah hujan tinggi yang disertai pasang air Sungai Mengkapan. Kondisi tersebut diperparah dengan tersumbatnya aliran sungai sehingga air meluap ke permukiman warga.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kenaikan air. Apabila air memasuki rumah, warga diminta segera mengungsi dan melaporkan kondisi tersebut kepada penghulu dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Siak.
Saat ini, penanganan penyebab banjir berupa pembersihan alur sungai belum dapat dilakukan karena kondisi air yang masih menggenangi area kiri dan kanan sungai.
Pekerjaan pembersihan direncanakan pada 2026, setelah dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) rampung oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Siak, dengan menggunakan alat amfibi long arm.
Parlindungan Tambunan












