Kab. Pohuwato – Dewanusantaranews.com – Fenomena berubahnya sikap sejumlah pihak yang sebelumnya diduga terlibat dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kini menjadi sorotan. Mereka yang dahulu disebut-sebut sebagai pelaku, kini justru tampil seolah-olah berada di barisan masyarakat yang menolak aktivitas tersebut. Minggu (26/04/2026).
Perubahan sikap ini dinilai menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, pihak yang sebelumnya terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut kini berupaya membangun opini publik dengan menggalang dukungan masyarakat, seakan tidak memiliki keterkaitan dengan aktivitas PETI di masa lalu.
Situasi ini memunculkan kesan adanya upaya “cuci tangan” untuk menghindari tanggung jawab, sekaligus membentuk citra baru di hadapan publik. Dalam praktiknya, narasi yang dibangun cenderung mengarah pada pembelaan terhadap masyarakat, meskipun rekam jejak sebelumnya menunjukkan hal yang berbeda.
Di sisi lain, masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menyikapi informasi yang berkembang. Perlu adanya pemahaman yang utuh agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang dibangun oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki kepentingan pribadi maupun kelompok.












