Lebih jauh, program ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara Polri dan komunitas ojol melalui konsep Ojol Kamtibmas Presisi.
Diharapkan, para driver ojol dapat turut berperan aktif membantu menjaga keamanan dan ketertiban di jalan.
“Ojol ini kan 24 jam berada di jalan. Harapannya, jika ada potensi gangguan kamtibmas, mereka bisa segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” tambahnya.
Sementara itu, Reski Kurniawan, salah seorang driver ojol di Pekanbaru, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya bengkel gratis tersebut.
“Kami merasa terbantu sekali. Biasanya biaya servis bisa sampai ratusan ribu. Di sini gratis untuk jasa, bahkan kalau bawa onderdil dari luar juga bisa dipasangkan tanpa biaya,” ungkapnya.
Ia juga mengajak rekan-rekan sesama ojol untuk memanfaatkan fasilitas ini karena dinilai sangat meringankan beban operasional para driver.
“Silakan daftar dan manfaatkan. Ini benar-benar membantu kami para ojol,” tutupnya.
Program bengkel gratis ini diharapkan tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga meningkatkan keselamatan berkendara serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat
Tunut.P












