Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Siak berencana menyiapkan fasilitas yang lebih representatif bagi LPTQ sebagai pusat kegiatan pembinaan dan pengembangan Al-Qur’an.
“Kami ingin LPTQ memiliki tempat yang layak dan menjadi pusat kegiatan yang berkaitan dengan Al-Qur’an. Ke depan, kawasan ini diharapkan menjadi ruang pembinaan, pengembangan prestasi, dan kegiatan keagamaan lainnya,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Afni juga menyampaikan bahwa bonus bagi peserta berprestasi pada MTQ tahun sebelumnya telah disalurkan. Pemerintah Kabupaten Siak bahkan meningkatkan nilai bonus sebesar 10 persen sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih para peserta.
Selain itu, ia memastikan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan hadiah umrah kepada peserta yang berhasil meraih prestasi terbaik pada MTQ tahun lalu tetap akan direalisasikan.
“Sesulit apa pun kondisi daerah, jika sudah menjadi komitmen, insyaallah akan kami tunaikan. Kami ingin para peserta fokus berjuang dan mengharumkan nama Kabupaten Siak,” ujarnya.
Afni mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk memberikan dukungan kepada kafilah Kabupaten Siak selama pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau di Kuantan Singingi.
Menurut dia, MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan serta memperkuat semangat membangun daerah melalui nilai-nilai Al-Qur’an.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Siak selaku Ketua Umum LPTQ Kabupaten Siak, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, pengurus LPTQ yang baru dilantik, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), peserta dan ofisial kafilah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Parlindungan Tambunan












