Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

ANTI ISLAMOPHOBIA DITENGAH LIBERALISASI

×

ANTI ISLAMOPHOBIA DITENGAH LIBERALISASI

Sebarkan artikel ini

Sementara akar pemikiran Islam Liberal adalah:
Theologi Rasional Islam yang dikembangkan oleh Mu’tazilah dan para filsuf pada masa keemasan Islam Refleksi Ibnu Taimiyah terhadap Tradisi Islam dan situasi baru yang dihadapinya.
Pengaruh pandangan hidup Barat Perpaduan antara paham modernisme dan postmodernism.

Kritik terhadap pemikiran Islam Liberal:
Sering memanfaatkan Radikalisme yang terjadi di sebagian kecil kaum Muslimin.
Mengambil hasil kajian orientalis, metodologi kajian agama lain, ajaran HAM versi Humanisme Barat, falsafah sekularisme, dan paham lain yang berlawanan dengan Islam.

Kondisi konflik pemahaman terkait Islamophobia menimbulkan usulan Gerakan Anti Islamophobia pada sidang umum PBB 15 Maret 2022 yang lalu, dan usulan tersebut justru disampaikan oleh perwakilan negara yang lazim disebut negara ke-3 atau negara berkembang namun pemikiran para tokoh dan ahli nya banyak menjadi fenomena di dunia internasional yang ternyata negara tersebut banyak di diami oleh keturunan asli pemimpin umat Islam yaitu Rasulullah Saw yang bergelar Sayyid atau Syarief, banyak pemikir dan filsuf/ulama muslim berdomisili disana, adalah seorang tokoh politikus Pakistan bernama Munir Akram yang melakukan protes di sekaligus mengusulkan konsep Gerakan Anti Islamophobia secara lantang dalam sidang umum tahunan Majelis PBB, jadi pada dasarnya Gerakan Anti Islamophobia atau yang salah satu tokoh politik nasional sekaligus sejarawan nasional kita alm. Babe Ridwan Saidi katakan Combat to Islamphobia itu menjadi sebuah antitesa dari Liberalisme yang salah tafsir dan kebablasan, dan itu usulan murni dari perwakilan muslim dunia bukan menjadi produk dari zionis Liberal walaupun yang mengesahkan dan menyetujui usulan tersebut adalah sebuah lembaga internasional yang berlabel Liberal yaitu United World Nation sekalipun, hal ini yang harus digaris bawahi dan menjadi perhatian kita sebagai umat muslim, masalah nya adalah what next, bagaimana kita memahami dan mengimplementasikan program PBB ini dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di negara kita tercinta.

Baca Juga  Secara Aklamasi, Fauzi Efrizal Resmi Terpilih Sebagai Ketua Perbakin Rohil

Perspektif Islamophobia
Oleh : *Andy Kodrat*
Pemerhati Sosial Politik, dan Ormas
(Posko ASPIRASI Pati-26, Selasa Pahing 18/02/’25)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *