Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Pasangan suami istri di perawang diduga melakukan penipuan, korban alami kerugian capai puluhan juta rupiah

×

Pasangan suami istri di perawang diduga melakukan penipuan, korban alami kerugian capai puluhan juta rupiah

Sebarkan artikel ini

Tualang – Dewanusantaranews.com – Pasangan suami istri (Pasutri) berinisial (HP) alias Permana dan istri nya (MLD) kerap di sapa nyai , warga jalan cendrawasih RT.008/RK 001 , kecamatan tualang kabupaten Siak kini tengah diburu korban karena diduga terlibat dalam tindak pidana penipuan yang merugikan korban hingga mencapai puluhan juta rupiah. Berdasarkan informasi dari warga cendrawasih, keduanya saat ini melarikan diri.

Salah satu korban sebut aja ( R ) mengungkapkan, pasangan ini menggunakan beragam modus penipuan untuk melancarkan aksinya. Selain itu, pola penipuan yang dilakukan pasangan HD dan MLD sangat rapi, sekita jam 09.00 kamis malam 05/08/2025 pasutri tersebut mendatangi rumah R di situlah kedua pelaku melakukan aksinya, meminjam sejumlah uang dan berjanji akan mengembalikan, namun hingga waktu perjanjin usai uang tersebut tidak kunjung kembali,

Baca Juga  ROIS Deklarasi Pencalonan Walikota-Wakil Walikota Di Gedung TOM Megang

“Pelaku menggunakan kedok meminjam uang dalam bentuk transfer hingga meminjam beberapa gram emas 24 karat ,total sekitar puluhan juta rupiah ,” tutur R saat memberikan keterangan kepada awak media , Minggu (08/06/2025)

“Bahkan sempat kami cari rumahnya secara ramai-ramai. Namun ternyata pasutri tersebut sudah tidak berada di rumah, kami juga meminta informasi Kepada warga setempat namun tidak melihat keberadaan pasutri tersebut 3 hari lamanya ” jelasnya.

Korban lainnya, Y , juga mengalami hal serupa kerugian sekitar puluhan juta rupiah juga menuturkan awalnya para korban tidak mengetahui jika perbuatan pasangan suami istri (pasutri) tersebut banyak memakan mangsa. Dikatakan, upaya konfirmasi dilakukan, namun nomor WhatsApp pasutri tersebut sudah tidak dapat di hubungi sehingga para korban gerah dan memposting foto pelaku di platform media sosial facebook karena tidak ada itikad baik dari pelaku.

Baca Juga  Polsek Kandis Gelar Tarawih Keliling, Pererat Silaturahmi dan Jaga Keamanan Ramadan

“Jadi kami tau bahwa korban penipuan ini bang setelah saya memposting foto pelaku. Di kolom komentar pada memberikan komentar semua bahwa mereka juga ketipu oleh pelaku. Jadi kami berinisiatif akan membuat laporan kepihak kepolisian”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *