Mengusung tema “Pasukan Pelopor Presisi, Siap Mengabdi untuk Masyarakat,” Dansat mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga kehormatan dan nama baik kesatuan dengan menjunjung tinggi disiplin serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran.
“Tanamkan selalu jiwa korsa, semangat juang, disiplin, serta loyalitas dalam melaksanakan setiap tugas,” tegasnya.
Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa juga menekankan bahwa Pasukan Pelopor harus memiliki kesiapan menghadapi berbagai situasi, mulai dari gangguan Kamtibmas hingga tugas kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Khusus dalam penanganan Karhutla, personel dituntut mampu bergerak cepat dan tepat, memahami karakteristik wilayah tugas, serta membangun koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Kehadiran personel Brimob di lapangan diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara bagi masyarakat.
“Jadikan Pasukan Pelopor sebagai pasukan yang profesional, tangguh, responsif, dan humanis. Siap menjaga Kamtibmas, siap menghadapi setiap tantangan tugas, siap membantu masyarakat, serta siap menanggulangi Karhutla dan bencana lainnya,” kata Dansat.
Peringatan HUT ke-67 Pasukan Pelopor tersebut menjadi penegasan bahwa perjalanan panjang pengabdian harus terus dilanjutkan dengan semangat baru. Dengan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan pendekatan humanis, Pasukan Pelopor Satuan Brimob Polda Riau berkomitmen untuk terus hadir menjaga keamanan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Tunut.p












