Lanjut riza, penanganan banjir cukup lamban di lintasan padat penduduk tersebut, dirinya mengatakan penduduk sekitar kesulitan beraktivitas seperti saat berpergian ke sekolah dan juga saat bekerja.
Lebih lanjut, saya melihat cukup lamban penanganan banjir yang terjadi setiap kali hujan turun, hal ini sudah lama terjadi sejak tahun 2020, hingga sekarang belum juga ada penanganan dari pihak pemerintah kabupaten maupun daerah.
“Memang sih, beberapa waktu lalu ada pihak keberhasilan yang membersihkan parit di sepanjang jalan mulai dari jalan hang jebat, hingga jalan gajah Tunggal. namun, seperti nya tidak tuntas.
Masih saja air meluap dari partit tersebut” cetusnya.
Di konfirmasi camat tualang, mursal S.Sos, melalui whatsapp tidak dapat memberi jawapan, sampai berita diterbitkan, Masyarat pinang sebatang meminta kepada kadis lingkungan hidup dan keberhasilan (DLHK) kabupaten siak dan juga kapada pihak terkait agar segera meninjau langsung lokasi tersebut, untuk segera dilakukan tindakan.












