Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun Sigap Tangani Laka Lantas Maut Di Tanjakan Dolok Panribuan, Tiga Korban Meninggal Dunia Dipuncak Arus Balik Lebaran

×

Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun Sigap Tangani Laka Lantas Maut Di Tanjakan Dolok Panribuan, Tiga Korban Meninggal Dunia Dipuncak Arus Balik Lebaran

Sebarkan artikel ini

Simalungun – Dewanusantaranews.com – Kecepatan dan profesionalisme Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun kembali diuji di tengah puncak kesibukan arus balik Lebaran 1447 H/2026 M. Sebuah kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Umum Alternatif KM. 06-07 jurusan Simpang Palang menuju Simpang Sitahoan, tepatnya di Dusun Talun Sungkit, Nagori Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, pada Selasa, 24 Maret 2026 sekira pukul 11.30 WIB. Dalam waktu hanya 15 menit sejak kejadian, laporan telah masuk ke Unit Gakkum dan penanganan segera dilaksanakan secara cepat, terukur, dan profesional.

Saat dikonfirmasi pada Rabu, 25 Maret 2026 sekira pukul 09.20 WIB, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun IPDA Yancen Hutabarat, S.H., menjelaskan bahwa laporan kecelakaan diterima pada pukul 11.45 WIB dan Unit Gakkum langsung bergerak ke lokasi tanpa penundaan. “Begitu laporan masuk, kami langsung berkoordinasi dan bergerak ke TKP untuk melakukan penanganan secara prosedural dan menyeluruh,” ujar IPDA Yancen Hutabarat.

Baca Juga  Jacob Ereste : Prospek Usaha Melalui PRK Bulog Yang Murah Meriah Beresiko Rendah

Kecelakaan melibatkan dua kendaraan, yakni satu unit Truk Mitsubishi Fuso BK-9283-CE yang dikemudikan oleh A.S.L., 49 tahun, wiraswasta asal Kabupaten Humbang Hasundutan, berkontra dengan satu unit Toyota Kijang Super BM-1796-UL yang dikemudikan oleh S., 61 tahun, wiraswasta asal Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Kijang Super tersebut membawa lima penumpang, di antaranya J.M., 16 tahun, pelajar asal Kabupaten Rokan Hulu; Y.H.P., 16 tahun, pelajar asal Kabupaten Rokan Hilir; W., 54 tahun, ibu rumah tangga; S., 65 tahun, petani; serta F.M.N., 12 tahun, pelajar.

IPDA Yancen Hutabarat lebih lanjut mengungkapkan kronologis kecelakaan berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi di lapangan. “Diduga Truk Mitsubishi Fuso melaju dari arah Simpang Palang menuju Simpang Sitahoan dengan kecepatan lambat. Saat melewati tanjakan, pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraan sehingga truk mundur ke belakang dan menabrak Toyota Kijang Super yang berada tepat di belakangnya dari arah yang sama,” ungkap IPDA Yancen Hutabarat.

Baca Juga  Peserta APCS Kodaeral I Gelar Bhakti Sosial di Deli Serdang dan Belawan, Salurkan 150 Paket Sembako

Akibat benturan keras tersebut, korban meninggal dunia berjumlah tiga orang, yakni pengemudi Kijang Super S. yang meninggal di TKP, serta dua penumpang J.M. dan Y.H.P., keduanya pelajar berusia 16 tahun yang juga meninggal di TKP. Ketiga jenazah selanjutnya dibawa ke RSU Djasamen Saragih Pematangsiantar. Sementara itu, W. mengalami luka ringan dan dirujuk dari Puskesmas Tiga Dolok ke RS Vita Insani Pematangsiantar, sedangkan S., 65 tahun, menjalani berobat jalan. Total korban luka ringan berjumlah tiga orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *