Melalui kegiatan Coffee Morning yang dikemas secara informal tersebut, Kodaeral I ingin menghadirkan ruang silaturahmi dan komunikasi terbuka guna mendengarkan berbagai kendala di lapangan serta menyamakan persepsi demi mendukung kemajuan maritim Indonesia.
Ia menyebut, sinergi yang kuat menjadi kunci utama menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan wilayah maritim sehingga mampu memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat luas.
Dalam amanat singkatnya, Dankodaeral I juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan laut sebagai pemersatu kekuatan bangsa, bukan pemisah, sehingga semangat kebersamaan dan pengabdian dapat terus terjaga demi kepentingan bangsa dan negara.
Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah dan diskusi bersama antara unsur maritim, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat Belawan. Momentum tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antarlembaga dan masyarakat dalam menjaga keamanan pelabuhan, keselamatan pelayaran, serta mendukung pertumbuhan ekonomi maritim nasional.
Sementara itu, tokoh agama ustadz Muhammad Nabawi menyampaikan pentingnya peran maritim dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba yang beroperasi melalui jalur laut.
Muhammad Nabawi mengajak semua element tak terkecuali TNI turut melakukan pengawasan dan pemberantasan peredaran narkoba, khususnya di jalur kelautan.
Sebagai pemuka agama, Muhammad Nabawi menekankan komitmennya untuk terus berpartisipasi dalam gerakan pemberantasan narkoba baik jalur darat, laut maupun udara.
Laporan (HN/AG)












