Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Sespimma Polri Angkatan 75 Pokjar V Gandeng Dinas TPH Jabar, Dorong Produktivitas Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan

×

Sespimma Polri Angkatan 75 Pokjar V Gandeng Dinas TPH Jabar, Dorong Produktivitas Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

“Jadi untuk jagung ini Jawa Barat tadi, sampai dengan 2025 peningkat ke-7 tingkat nasional,” ujarnya.

Dadan menjelaskan, peningkatan produksi jagung didorong oleh berbagai inisiatif, termasuk kerja sama antara pemerintah pusat, Polri, dan pemerintah daerah. Ia menyebut telah ada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pimpinan Polri dan kementerian terkait.

“Tentunya upaya dan usaha bagaimana kita meningkatkan produksi jagung Jawa Barat tadi kita sudah dengar bersama, bahwa ada MoU yang kita tanda tangani, di tingkat pimpinan antara Polri dengan Pak Menteri, dan kami tingkat daerah dengan Polda Jabar,” ucapnya.

Menurutnya, salah satu faktor penting dalam pengembangan pertanian adalah ketersediaan lahan. Dalam hal ini, Polda Jabar turut berinisiatif menyediakan lahan dari berbagai sumber, termasuk lahan perkebunan dan aset institusi.

Baca Juga  Groundbreaking Pembangunan Rumah Sakit Tentara TK III, Diresmikan Danrem 031/Wira Bima

Selain lahan, permodalan juga menjadi perhatian utama dalam pengembangan jagung. Dadan menyebut adanya dukungan pembiayaan yang terhubung dengan perbankan dan koperasi internal Polri.

“Yang kedua juga ada permodalan, ini masalah utama permodalan, ternyata diinisiasi juga terkoneksi dengan Bank Himbara dan juga dengan Primkopol itu sendiri, dengan CSR,” katanya.

Ia menambahkan, aspek hilir seperti pemasaran juga telah dipersiapkan dengan baik. Hasil produksi jagung disebut telah terserap oleh Bulog maupun industri pakan ternak.

Dadan menekankan pentingnya membangun ekosistem pertanian yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Hal ini dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.

“Jadi upaya peningkatan produksi harus dibarengi dengan hilirnya dan alhamdulillah, ekosistem pertanian ini sudah terbangun,” katanya.

Baca Juga  Personel Polres Labuhan Batu, Kawal Pergeseran Logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU) ke PPK Kec. Kualuh Hilir

Ia berharap kejelasan pasar dan dukungan sistem yang ada dapat menarik minat anak muda untuk mengembangkan budidaya jagung. Dengan demikian, sektor pertanian dapat terus berkembang secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *