Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Pupuk KCL milik PTPN 1V bebas diperjual belikan ke warga, berhasil dibekuk LSM dan media

×

Pupuk KCL milik PTPN 1V bebas diperjual belikan ke warga, berhasil dibekuk LSM dan media

Sebarkan artikel ini

Simalungun – Dewanusantaranews.com – Penyelewengan pupuk milik PTPN berupa KCL (Perkebunan Nusantara) di Afd 1V blok 20 jalan Simangunsong pondok 7 perkebunan marihat kec tanah Jawa menuai sorotan tajam pasalnya pupuk milik BUMN ini diselewengkan diperjual belikan ke masyarakat secara terstruktur perihal ini dapat dikategorikan sebagai korupsi sebab memicu kerugian keuangan negara.

Sesuai hasil investigasi tim media yang terdiri dari LSM dan wartawan turun kelokasi ,hasil kerja keras tim ini membuahkan hasil pupuk KCl 8 karung berhasil ditemukan ditempat lokasi berbeda ,lokasi berdekatan dengan jurang areal perkebunan kemudian dibelakang sekolah dasar pupuk KCL tersebut sebelumnya sudah disimpan dibawah jurang menunggu sore supaya aman kemudian diangkut dan dilangsir ke rumah warga.

Baca Juga  KNPI Riau Protes Keras Putusan Majelis Hakim PN Pekanbaru, Larshen Yunus:"Sudah Jelas Pelakunya Pasutri APH"

Salah satu warga sekitar areal perkebunan mengatakan praktik penyelewengan pupuk ini telah lama berlangsung diduga pihak manejer hingga asisten sekongkol untuk menggelapkan pupuk KCL yang nota Bene nya adalah milik negara untuk produktivitas TBS (tandan buah segar) kelapa sawit.

Diduga mandor dan pihak security bersekongkol untuk memainkan pupuk ketika masa pemupukan berlangsung , ada dugaan puluhan karung diturukan ke lokasi perkebunan tetapi saat pemupukan pihak karyawan bermain dan membagi pupuk tersebut agar bisa dijual ke masyarakat.

Atas kronologi yang terjadi menjadikan BUMN milik negara tersebut bisa merugi serta kerugian besar bagi aset negara yang ia nya adalah PTPN 1V kebun marihat dilokasi pondok 7 perkebunan marihat.

Baca Juga  KPK Diminta Tinjau Ulang Rencana Penghapusan Pokir DPRD

Saat pihak media turun lokasi Jumat 10/4/2026) sekira pukul 02.WIB dan menangkap langsung bukti pupuk sejumlah 8 karung dan langsung menghubungi pihak security dan mengangkut nya dengan betor roda tiga ( video tertera) dan membawa langsung ke kantor afd 1V.

Namun setelah sampai dikantor afd dan menunggu pihak kantor berdalih untuk menunggu asisten atau pam yang akan memberikan keterangan kenapa sampai ada penjualan pupuk secara ilegal ke masyarakat .

Tak berselang lama pihak media berencana membawa hasil tangkapan pupuk untuk bukti dibawa ke polres Simalungun tetapi dua orang yang mengaku tukang bongkar menghalang halangi dan melarang untuk dibawa ada kecurigaan besar atas aksi dua orang oknum ini yang sengaja menghalang halangi pupuk KCL tangkapan langsung untuk dibawa, indikasi struktural secara sistematis sehingga setiap pemupukan pupuk sejenis kcl dan lain nya raib diduga menjadi pundi uang masuk pihak perkebunan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *