Bhabinkamtibmas Kampung Jambai Makmur Bripka Jansen Manurung juga menerangkan,”Bahwa kegiatan Apel dan Simulasi saat ini di laksanakan agar para tim RPK dari PT. Berlian Mitra Inti lebih terlatih, Apabila ada titik Api maka tidak susah lagi untuk di Antisipasi dan Padamkan Api.
Sebab cara dan trik juga kekompakan tim sudah solid dan saling memahami, pada saat Karhutla terjadi dan semuanya benar benar sudah paham tugas masing-masing serta Solid.
Para Tim RPK dilakukan pelatihan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa selain mengawasi dan mengantisipasi titik Api dilingkungan perkebunan PT. Berlian Mitra Inti juga di luar lingkungan perkebunan, semua itu tetap kita peduli dan membantu apabila ada laporan titik Api yang penting kerja sama yang baik itu harapan kita,” sebutnya.
Sebelum Simulasi di laksanakan terlebih dahulu Penghulu Kampung Jambai Makmur bersama Babinkamtibmas, Babinsa dan lainnya mengecek peralatan untuk simulasi, dimulai dari pompa air., selang air., Mobil Ambulan dan peralatan lainnya.
Selanjutnya Simulasi dilakukan pertama sekali dengan adanya titik Api sementara para Tim RPK pemadam kebakaran langsung menuju area dan lokasi yang sudah ditentukan, Selanjutnya tim RPK melakukan pemadaman api bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Dalam beberapa menit titik api langsung berhasil di padamkan, selanjutnya dibuatkan garis polisi dan dilakukan penyelidikan dari mana asal usul datangnya titik Api.
Babinsa Kampung Jambai Makmur Serda Roni Panjaitan mengatakan,” Kami sangat bangga dengan adanya Apel Siaga dan Simulasi Karhutla yang di laksanakan oleh pihak PT. Berlian Mitra Inti dan kami sangat mendukung kegiatan ini sebab kegiatan Apel Siaga dan Simulasi bertujuan untuk kepentingan kita bersama, “tuturnya.
Diminta pada pihak perkebunan PT. Berlian Mitra Inti dan juga Masyarakat, jangan sekali kali membakar hutan dan lahan, jangan sembarangan buang puntung rokok sembarangan apalagi di saat musim kemarau, itu sangat rentan dengan kebakaran, untuk itu mari kita bersama sama menjaga Karhutla,”ucap Babinsa Serda Roni Panjaitan menegaskan.












