Menurutnya, rumah tersebut milik Muhammad Rafiq Naibaho (35), seorang guru yang saat kejadian berada di rumah kakaknya di Desa Paya Pasir, Kecamatan Tebing Syahbandar. Warga sekitar yang melihat api berusaha memadamkan api secara manual sebelum tiga unit mobil Damkar dari Pemko Tebing Tinggi tiba dan berhasil mengendalikan api sekitar pukul 19.30 Wib.
Dalam insiden tersebut, tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Selain itu, Polres Tebing Tinggi juga telah memasang garis polisi untuk menjaga lokasi dari gangguan dan memastikan proses penyelidikan berjalan optimal. (RS).












