Disebutkan pula bahwa berdasarkan data Ditlantas Polda Sumut, kinerja penegakan hukum lalu lintas tahun 2025 menunjukkan tren positif. Jumlah pelanggaran lalu lintas menurun dibandingkan tahun 2024, termasuk penurunan pelanggaran tilang sebesar 46,2 persen. Angka kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan, termasuk korban meninggal dunia yang turun 10,4 persen.
“Operasi Keselamatan Toba 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 Februari hingga 15 Februari 2026. Sasaran operasi meliputi pengguna jalan, kendaraan angkutan umum dan pribadi, lokasi rawan kemacetan dan kecelakaan, serta aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibcarlantas”, ujar Wakapolres.
Sebanyak 2.023 personel dilibatkan dalam operasi ini, terdiri dari 100 personel Satgas Polda dan 1.923 personel Satgas Polres jajaran, termasuk Polres Tebing Tinggi.
“Agar seluruh personel melakukan pemetaan titik rawan pelanggaran dan kecelakaan, mengedepankan kegiatan edukasi kepada masyarakat, serta melaksanakan penegakan hukum secara humanis dengan mengedepankan prinsip 3S (Senyum, Sapa, Salam). Personel juga diingatkan untuk menghindari pelanggaran kode etik seperti pungli, penyalahgunaan wewenang, dan sikap arogan dilapangan”, lanjutnya.
“Melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026, Polres Tebing Tinggi diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar diwilayah hukum Polres Tebing Tinggi”, Tuturnya mengakhiri. (RS).












