Namun dalam perjalanan, mereka mengalami keterbatasan biaya. Dari Jakarta, mereka hanya mampu membeli tiket bus hingga Bandar Lampung, kemudian melanjutkan perjalanan dengan menumpang truk hingga tiba di Medan.
Setelah tiga hari berada di Medan, keluarga tersebut berupaya kembali ke Jakarta. Karena tidak memiliki ongkos, mereka berjalan kaki hingga akhirnya mendapat bantuan uang Rp50 ribu dari warga, yang digunakan untuk naik angkutan umum dan turun di wilayah Perbaungan, Sergai.
Selanjutnya, mereka kembali berjalan kaki hingga sampai di Polsek Teluk Mengkudu. Melihat kondisi tersebut, pihak kepolisian Polres Sergai langsung memberikan bantuan, mulai dari makanan hingga memfasilitasi pemulangan ke Jakarta.
Pasutri beserta dua anaknya kemudian diantar ke loket bus ALS di Kampung Pon untuk melanjutkan perjalanan kembali ke ibu kota.
Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., mengkonfirmasi kepada pers, sekaligus menambahkan ini merupakan wujud kepedulian Kepolisian kepada masyarakat dimanapun dan dari manapun.
“Benar, Polres Sergai telah memfasilitasi Pasutri yang mengalami kendala keterbatasan biaya untuk kembali ke Rumahnya. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan yang memberikan rasa aman dan kepedulian sosial”, Ujarnya.
“Polres Sergai juga menghimbau apabila masyarakat mengalami kendala, kesulitan, maupun tragedi tindak kriminal agar segera melaporkan ke Call Center 110”, Pungkasnya. (Rs).












