Bencana alam banjir tersebut lanjutnya, diakibatkan jebolnya penahan Sungai Sibaro yang ke 5 (Lima) kalinya. Sebelumnya sudah dilakukan perbaikan dengan menurunkan escavator untuk mengeruk pasir dari pangkal titi, namun Sungai tetap tidak mampu menampung derasnya luapan air.
Terpantau sampai sore hari, di Dusun I, dan Dusun II Desa Bukit Cermin sudah mulai surut, namun masyaraiat tetap diminta selalu waspada, dan selalu siap dalam segala situasi, Sambungnya.
“Kegiatan ini merupakan sikap tangkas, dan kepedulian Polri terhadap korban bencana alam yang patut menjadi prioritas utama sebagai pengayom, dan pelindung masyarakat”, Pungkasnya. (RS).












