Dalam kasus serupa di wilayah lain, sering muncul dugaan bahwa ada oknum APH yang bermain di balik aktivitas ini. Koneksi antara pengusaha tambang, oknum aparat, dan pihak tertentu di pemerintahan kerap menjadi isu yang sulit dibuktikan, tetapi nyata dirasakan oleh masyarakat luas yang terdampak akibat PETI.
Salah satu aktivis lingkungan di Sintang menegaskan bahwa pemerintah daerah harus lebih transparan dalam menangani masalah ini. “Jangan hanya sebatas pernyataan, tetapi tunjukkan aksi nyata. Masyarakat berhak tahu, siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan ini dan apa yang akan dilakukan untuk menghentikannya,” katanya.
Di sisi lain, wartawan yang berusaha mengungkap fakta di lapangan justru sering menghadapi tantangan besar. Ancaman, tekanan, hingga intimidasi bukan hal asing bagi mereka yang mencoba memberitakan kasus-kasus seperti ini. Hal ini mencerminkan betapa sulitnya mengungkap fakta di balik aktivitas PETI yang diduga melibatkan banyak kepentingan.
Kini, masyarakat Sintang menunggu tindakan nyata dari pemerintah dan aparat hukum. Tidak cukup hanya dengan janji atau pernyataan formal, tetapi harus ada langkah konkret untuk menghentikan PETI yang terus merusak lingkungan dan mengancam kehidupan warga.
Kasus PETI di Sintang bukan sekadar masalah tambang ilegal, tetapi juga ujian bagi keadilan dan integritas hukum di negeri ini. Jika eksploitasi ilegal ini terus berlangsung tanpa penindakan serius, maka bukan hanya alam yang rusak, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap hukum dan pemerintah.
Semua mata kini tertuju pada langkah yang akan diambil. Akankah hukum benar-benar ditegakkan, atau hanya menjadi retorika tanpa tindakan?..atu sebagai penghibur aja,?? Terus siapa yang menjadi dalang penyuplai minyak BBM Subsidi dibalik tambang ilegal,!!..benarkah ada oknum oknum dibalik ini semua hingga tak terselesaikan maslah ini bagikan penyakit yang susah di sembuhkan tegas Maulana ketua tim Ivestigasi gabungan awak media.
Sumber : Maulana Ketua Tim Ivestigasi Gabungan Awak Media
Laporan : Aktivis Lingkungan Kabupaten Sintang Kalimantan Barat












