dilanjutnya, kalau masyarakat hari ini hadir sebagai peserta jangan risau dan takut untuk menyampaikan aspirasi, konkrit saja saya memberikan usulan terhadap Bapak Bernhard Damanik selaku DPRD Simalungun agar menerima kami masyarakat untuk RDP (Rapat Dengar Pendapat) membahas permasalahan-permasalahan di Kecamatan Panombeian ini, saya berharap bapak bisa menerima kami, kami akan mengantar data hasil investigasi beserta argumentasi pada RDP yang akan kita lakukan dan kita akan berikan PETISIH Keberatan Masyarakat yang terdampak dari limbah Pt. Japfa STP Panei Tongah.
Andry Napitupulu,SH juga dikenal sebagai Aktivis/Tokoh Pemuda Sumut menegaskan dalam acara ini kita juga menghadirkan Bidang Ahli Penelitian Perairan agar kedepan dapat bekerja sama untuk pengujian ke Lab air limbah yang tercemar kesungai masyarakat agar dapat diuji kepada Aparat Penegak Hukum (APH), sekiranya GAMKI, GMKI dan PIKI juga harus berkontribusi mengadvokasi demi keadilan dan kesehjahteraan masyarakat panombeian khususnya yang terkena dampak pencemaran limbah PT. Japfa Panei Tongah. ~Tegas Andry Napitupulu,SH
Bapak Ewin Handoco Saragih selaku Ketua Prodi Manajemen Pengelolaan Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan, Universitas HKBP Nomensen Pematangsiantar langsung menanggapi, Kami sedang melakukan penelitian di salbe atas dugaan adanya pencemaran limbah dari sebuah perusahaan dan terkait dengan Pt. Japfa yang disampain adinda Andry Napitupulu kami belum turun kelapangan melihat pencemaran limbah PT. Japfa, dalam kegiatan ini kami siap bekerjasama dan melakukan komitmen bersama untuk terkait hal tersebut. ~ Ujar Bapak Ewin Handoco Saragih
Usai pelaksanaan FGD, seluruh peserta bersama para narasumber melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai simbol komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan.
Aksi tersebut tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi pesan bahwa pembangunan pertanian harus berjalan beriringan dengan pelestarian alam. Keberhasilan sektor pertanian sangat bergantung pada keberlangsungan ekosistem yang sehat dan terjaga. Melalui kegiatan tersebut, organisasi penyelenggara berharap semakin tumbuh kesadaran masyarakat bahwa menjaga lingkungan merupakan investasi jangka panjang bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan generasi mendatang.
Pada sesi penutupan, Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon A. Simamora, S.IP., M.Si., hadir memberikan arahan dan bimbingan sekaligus secara resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan.
Dalam arahannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada GMKI, GAMKI, dan PIKI atas inisiatif menghadirkan forum dialog yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas masa depan pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda. Sekda juga mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat kolaborasi, memperkuat kepedulian terhadap sektor pertanian, melestarikan lingkungan hidup, serta menjadikan semangat Habonaron Do Bona sebagai landasan moral dalam membangun Kabupaten Simalungun yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun secara resmi menutup kegiatan FGD dan Penanaman Pohon.
diakhir Firwanto Siburian,SH selaku Sekretaris DPC GAMKI Simalungun mengajak masyarakat agar tetap bergandeng tangan bersama pemerintah demi kemajuan kecamatan panombeian kita tercinta ini.
Melalui kegiatan ini, GMKI, GAMKI, dan PIKI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah. Organisasi kepemudaan memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan gagasan, membangun kolaborasi, serta menggerakkan aksi nyata demi menjaga pertanian, melestarikan lingkungan, dan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. ~tutup Firwanto Siburian
Dimintai tanggapan langsung dari Bapak Jony Napitu pihak Pt. Japfa STP Panei Tongah melalaui Pesan Whatsapp (Jumat,17 Juli 2026)
Terkait limbah secara regulasi kita sudah memenuhi semua peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah. Terkait ada nya issue limbah, saat ini informasi ini akan kami verifikasi. Intinya perusahaan bersifat kooperatif untuk melakukan pemantauan dan evaluasi lebih lanjut. Perusahaan tetap berkomitmen untuk melakukan pengelolaan lingkungan sesuai peraturan yang berlaku.
Mungkin jika ada waktu yang pas kita bisa berdiskusi lebih lanjut, Kalau ada acara FGD seperti ini boleh lah kita dilibatkan kedepannya, kita terbuka kok. Sebelumnya kita sudah pernah diskusi ringan dengan bang Defri Damanik (Ketua DPC GAMKI Simalungun) ketika acara di haranggaol.
Laporan AG












