Bogor , Jawa Barat II – Dewanusantaranews.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Menteri PKP) Republik Indonesia Maruarar Sirait membuka Musyawarah Nasional (Munas) perdana Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Batak Bersatu (PBB) yang dilaksanakan di Green Forest Hotel – Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (13/6/2025).
Ditandai dengan pemukulan gondang oleh Maruarar Sirait, didampingi Ketua Umum (Ketum) PBB Lambok F.Sihombing,S.Pd dan Jajaran, hadir juga Gubernur Jawa Barat ,diwakili Kesbangpol Jawa Barat, Wali Kota Kota Bogor diwakili Wakil Wali Kota Bogor, serta para pendiri Ormas PBB.
Maruarar Sirait, mengatakan, RUMAH BOLON adalah untuk mengingatkan kembali bahwa ada Rumah besar tempat bersatunya Pemuda Batak yang diberi Nama Pemuda Batak Bersatu (wadah silaturahmi, red)
“Jadi walaupun ada yang sedang diluar, praktisnya mereka mengembangkan Pemuda Batak Bersatu. Itu adalah salah satu fakta filosofisnya, harus di dengungkan kembali di dalam hati seluruh anggota dan kader-kader pemuda batak bersatu,” imbau Maruarar.
Lanjutnya, melalui Munas ini, kiranya mampu melahirkan semangat baru dan mengembalikan marwah ormas PBB yang sangat dicintai oleh secara khusus Masyarakat Batak dan secara umum Masyarakat Indonesia.
“PBB dikenal sebagai salah satu fundamental kegiatan sosial bermasyarakat,” ujar Maruarar.
Sementara, Ketum DPP PBB, Lambok Sihombing dalam sambutannya mengatakan, bahwa Munas ini bukan hanya untuk ajang kumpul -kumpul. Namun, harus bisa merefleksikan apa yang sudah dilakukan Pemuda Batak Bersatu selama ini.
“Kita disini bukan untuk kumpul-kumpul. Tapi, sebagai wadah refleksi untuk mengembalikan marwah Ormas Pemuda Batak Bersatu,” kata Lambok.
Lebih lanjut Lambok menegaskan,bahwa pada Munas ini juga merupakan ajang demokrasi (Pemilihan Ketum DPP PBB untuk masa bakti atau periode 2025 – 2030).
“Kami sedang mau dan berkeinginan untuk mempersatukan kebudayaan yang ada. Siapapun nanti yang terpilih, itu kehendak Tuhan. Jadi kita tidak boleh melawan kehendak Tuhan. Karena, kalau kita ada yang terpecah, berarti kita melawan kehendak Tuhan. Ini yang saya harapkan dari kita semua,” tegas Lambok.
Pada kesempatan tersebut Ketum DPP PBB Lambok juga mengajak Ormas Pemuda Batak Bersatu untuk berdemokrasi dengan baik.
“Mari silahkan pilih yang terbaik. Yang tidak dipilih bukan yang tidak terbaik. Tetapi,mungkin hanya belum waktunya terpilih,” ucap Lambok.












