Salah satu peserta, Rahmawati, lulusan sarjana dari Universitas Lampung, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya setelah mengikuti program ini. “Tiga bulan ini bukan hanya tentang fisik, tapi juga soal ketahanan mental dan semangat juang. Kami dibentuk untuk lebih peduli, lebih tangguh, dan siap mengabdi di manapun kami ditempatkan. Terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang membimbing kami,” ungkapnya.
Dengan pembekalan tersebut, para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia diharapkan mampu menjadi pelopor pembangunan, khususnya di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), serta mampu menginspirasi masyarakat melalui keteladanan, kepemimpinan, dan pengabdian nyata.
Dengan berakhirnya program ini, para sarjana siap diterjunkan ke tengah masyarakat untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional, membawa semangat perubahan positif demi kemajuan bangsa dan negara.
Khoiri












