Penjabat Sekretaris Daerah Siak, Fauzi Asni, menyambut baik pelaksanaan workshop ini. Menurutnya, data pendidikan harus menjadi dasar dalam membenahi kualitas pendidikan di daerah, terutama untuk menjawab tantangan yang terus berubah.
“Alhamdulillah, rapor pendidikan kita sudah kita terima. Memang masih ada warna-warna yang harus kita benahi. Tapi jangan ragu dengan keterbatasan. Mari tetap semangat,” ucapnya.
Sementara itu, perwakilan Kemendikdasmen melalui Kepala BPMP Riau, Nilam Suri, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk menghentikan langkah memperbaiki mutu pendidikan.
“Jangan sampai karena keterbatasan dana, pendidikan anak-anak terhenti. Kami dari pusat siap membantu, pak. Kita juga bisa melibatkan UPT lain. Mari kita kolaborasi, demi mewujudkan generasi emas 2045,” tutupnya.
Parlindungan Tambunan












