Senin, 7 April 2025 – Papua – Dewanusantaranews.com – Menanggapi beredarnya informasi di media sosial yang dilayangkan oleh beberapa orang pendukung salah satu Calon Kandidat Gubernur Papua yang bertujuan menjatuhkan lawan politik lain dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada bulan Agustus mendatang, Ketua LSM Yerry Basri Mak, SH., MH turut berkomentar.
Bagi Yerri, pandangan negatif yang tidak sehat seperti ini hanya memciptakan perpecahan dan merusakan tatanan kasih yang sejak lama dibangun oleh leluhur diatas tanah ini. Sebab menurutnya, Papua dikenal dengan budaya kasih yang melekat sehingga hal hal yang sifatnya memecah persaudaraan harus dihilangkan dan semua orang layak saling menghormati.
Yerri juga menyampaikan kekecewaannya sebab dalam perkembangan politik ditanah Papua kaitannya dengan itu, masih saja ada segelintir orang yang berusaha mempengaruhi yang lain dengan pikirannya yang tidak rasional untuk manarik simpati (politik identitas) sementara menyembunyikan nuraninya, kalau kita sebagai orang asli Papua harus saling mendukung dan saling menghargai.
” Politik Identitas sangat tidak relevan digaungkan, lagi sangat berbahaya bagi tatanan sosial kita. Kita harus menjunjung budaya kasih yang kita pegang selama ini, bukankah kasih itu menembus perbedaan, apalagi kita yang Nasrani. Bukankah dalam Surat Yakobus berpesan kepada kita semua agar, hendaklah Kasih itu jangan kita jabarkan dengan memandang muka. Berarti segala pemikiran kita yang tujuannya merugikan pihak lain harus ditinggalkan demi kemajuan dan kesejahteraan kita diatas tanah yang kita cintai bersama ini,” kata dia












