Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Pekanbaru Nusantara News

Kasus Viralnya Video Tahanan Dugem dan Nyabu, Kakanwil Ditjen Pas Riau Copot Karutan dan KPR, Larshen Yunus: “Jangan Pakai Ilmu Selamat ya! Ayo Jantan”

×

Kasus Viralnya Video Tahanan Dugem dan Nyabu, Kakanwil Ditjen Pas Riau Copot Karutan dan KPR, Larshen Yunus: “Jangan Pakai Ilmu Selamat ya! Ayo Jantan”

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – Dewanusantaranews.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran (GARAPAN) sekaligus Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau kembali Menyorot Kasus Viralnya Video Dugem sekaligus Nyabu yang dilakukan oleh belasan orang Tahanan dan atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Jalan Sialang Bungkuk, Kota Pekanbaru.

Kali ini, Ketua Umum Relawan Prabowo Gibran itu menyampaikan hasil Observasi dan Investigasi Lanjutan terhadap peristiwa tersebut, dimana justru Lemahnya tingkat pengawasan di berbagai Lapas maupun Rutan akibat adanya tekanan (Intervensi) sekaligus ikut campurnya oknum-oknum nakal dari pihak Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Riau.

Baca Juga  Satbrimob Polda Riau Optimalkan Pilkada 2024 Damai Dan Kondusif Dengan Melaksanakan Patroli Dialogis

Menurut Larshen Yunus, masyarakat indonesia jangan hanya sekedar termakan opini saja, narasi-narasi yang dibangun berat sebelah dan tanpa dasar yang kuat, seakan-akan kesalahan hanya mutlak diberikan kepada petugas di Rutan Pekanbaru tersebut, sehingga “Ilmu Selamat” selalu menjadi pilihan dan jalan keluar, guna diterapkan oleh pihak atasan, dalam hal ini adalah Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Pas Riau, Maizar Bc.IP S.Sos M.Si.

Ketua Umum DPP Gabungan Rakyat Prabowo Gibran itu mengajak Inspektur Inspektorat Jenderal Kementerian terkait untuk melakukan Penelusuran lebih dalam, bila perlu dilakukan Pencopotan dan atau Bebas Tugas terhadap Kakanwil Ditjenpas beserta Jajaran yang berhubungan langsung dengan Lapas maupun Rutan.

Baca Juga  Polres Rohul Dapat Dukungan Dari KNPI Riau, Mendesak Pelaku Cabul Delapan Santriwati Segera Di Ungkap

“Kami melihat, bahwa Kakanwil Riau pak Maizar, disinyalir menggunakan Ilmu Selamat, sehingga tanpa dasar yang kuat membebas tugaskan Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Pekanbaru, Bastian Manalu Amd.IP SH MH M.Si dan Kepala Kesatuan Rumah Tahanan (KPR), Arie Jelfri Amd.IP SH MH. Harusnya, kalau mau Fair, pihak pusat (Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan) segera Mencopot Maizar dari kursi Kakanwil Ditjen Pas Riau, karena pada akhirnya permasalahan seperti itu muncul akibat ketidakbecusan dari pihak Kanwil” tutur Larshen Yunus.

Menurut Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu, kasus Dugem dan Pesta Narkoba di dalam Sel Penjara yang terjadi di Rutan Kelas I Sialang Bungkuk Pekanbaru pada tanggal 14 April 2025 yang lalu telah mempertontonkan, betapa lemahnya sistim Pengawasan, apabila terus menerus ikut campurnya pengaruh dari luar, intervensi oleh para Oknum Pejabat di Kanwil, hingga akhirnya para petugas dibawah mau tak mau terpaksa ikut perintah, karena berbagai pertimbangan masa depan Karier dan lain-lain.

Baca Juga  Polda Riau Gelar Rapat Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024

“Sejujurnya kami sangat prihatin dengan peristiwa tersebut. Karena selama ini yang kami ketahui, Kinerja atas Kepemimpinan Karutan dan KPR disana baik-baik saja. Mereka berdua sangat Low Profile, Ramah, Bijak, Cerdas dan Santun serta tentunya SOP (Standar Operasional Prosedur) selalu dijalankan, tanpa mengesampingkan sikap Humanis mereka terhadap masyarakat, baik itu kepada Tamu maupun kepada Tahanan (WBP)” ungkap Larshen Yunus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *