Tidak hanya memberikan penyuluhan secara lisan, seluruh komponen yang hadir turut mengambil langkah simbolis namun bermakna. Camat Bosar Maligas, Ibu Rosmardia, bersama Kanit Binmas AIPTU James Simanjuntak, Bhabinkamtibmas, dan Pangulu Boluk secara bersama-sama memasang spanduk berisi pesan anti-narkoba di lokasi strategis yang dapat dibaca oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Spanduk ini bukan sekadar pajangan. Ini adalah motivasi, pengingat, dan pernyataan sikap kita bersama bahwa Nagori Boluk menolak narkoba,”ungkap AIPTU James Simanjuntak.
Masyarakat Nagori Boluk pun menyambut kegiatan ini dengan antusias. Dalam suasana kebersamaan yang tercipta melalui gotong royong, warga secara bulat menyatakan komitmen bersama untuk menghindari, menjauhi, dan memerangi narkoba dalam kehidupan sehari-hari. Komitmen kolektif ini menjadi modal sosial yang kuat dalam membangun lingkungan yang bersih dari pengaruh narkoba.
Pantauan di lapangan menunjukkan situasi kegiatan berlangsung dalam kondisi aman dan kondusif. Kehadiran tokoh masyarakat, aparat pemerintahan kecamatan, serta jajaran kepolisian secara bahu-membahu menciptakan suasana yang hangat dan penuh semangat kegotongroyongan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis Polri, yang tidak hanya hadir saat terjadi permasalahan tetapi juga aktif membangun kesadaran masyarakat dari akar rumput, merupakan strategi yang efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Simalungun. Polsek Bosar Maligas menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus diintensifkan sebagai bagian dari program pembinaan masyarakat yang berkelanjutan.
Laporan AG












