Sementara dari sisi fisik, pengguna narkoba umumnya mengalami mata merah, bicara tidak jelas atau patah-patah, sering sempoyongan, serta kurang memperhatikan kebersihan dan perawatan diri.
Kapolsek juga menyampaikan edukasi terkait pasal-pasal hukum yang mengatur penyalahgunaan narkotika dan menegaskan komitmen Polsek Bagan Sinembah dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya.
“Tidak ada kata ampun bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Kami akan terus melakukan upaya pemberantasan demi menjaga masa depan anak-anak muda sebagai penerus bangsa Indonesia,” tegasnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh siswa agar fokus mengejar cita-cita dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang negatif.
“Kejarlah cita-cita adik-adik semua, gapailah setinggi mungkin. Jangan bergaul dengan orang yang salah dan jangan sampai salah jalan. Masa depan kalian masih panjang dan harus dijaga sebaik-baiknya,” pesannya.
Sementara itu, Kepala SMK Yapim Taruna, Hermiana Sihombing, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolsek Bagan Sinembah AKP Gian Wiatma Jonimandala, S.T.K., S.I.K., M.H. beserta jajaran atas pelaksanaan kegiatan edukasi tersebut.
Menurutnya, sosialisasi bahaya narkoba sangat penting untuk menambah wawasan para siswa sekaligus menjadi benteng dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolsek dan jajaran yang telah memberikan edukasi kepada para siswa. Semoga ilmu dan pemahaman yang diberikan hari ini dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk menjauhi narkoba dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.












