“Ini menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ucap Brigjen Pol. Sonny Irawan.
Dari sisi teknis, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan bahwa simulasi ini merupakan puncak dari rangkaian persiapan bertahap, termasuk tactical floor game dan latihan berbasis skenario yang mendekati kondisi riil di lapangan.
“Kami memastikan seluruh skenario, mulai dari pengendalian massa hingga penanganan ancaman serius, dapat direspons dengan cepat dan tepat,” jelasnya.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas pun menyatakan keyakinan penuh terhadap kesiapan aparat yang disaksikannya langsung.
“Pemerintah Kota Medan optimistis Polri mampu menjaga keamanan, baik dari gangguan kriminalitas hingga situasi darurat,” ungkapnya.
Kehadiran AKBP Marganda Aritonang dalam forum bergengsi ini semakin memperkuat citra Polres Simalungun sebagai satuan kewilayahan yang aktif, responsif, dan senantiasa bergerak selaras dengan visi besar Polda Sumatera Utara dalam mewujudkan keamanan wilayah yang kondusif demi kesejahteraan seluruh masyarakat Simalungun dan Sumatera Utara.
Laporan AG












