Proyek-proyek hilirisasi ini merupakan bagian integral dari agenda transformasi ekonomi nasional yang dirancang untuk memperkuat sektor riil, meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri, menciptakan lapangan pekerjaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. “Yang sangat membanggakan, proyek ini diperkirakan akan menyerap lebih dari 6.000 tenaga kerja langsung. Ini dampak nyata yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di sekitar kawasan Sei Mangkei,” ungkap AKP Verry Purba.
Pelaksanaan proyek-proyek hilirisasi ini mencakup sektor energi, pangan, mineral, dan logam sebagai fondasi penguatan struktur industri nasional sekaligus upaya pengurangan ketergantungan impor secara bertahap. Danantara Indonesia bersama BUMN berkomitmen untuk memastikan seluruh proyek prioritas dapat direalisasikan secara disiplin, tepat waktu, dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas.
AKBP Marganda Aritonang menyampaikan bahwa Polri siap menjadi mitra strategis dalam mengawal dan mendukung kesuksesan investasi besar ini. “Polres Simalungun berkomitmen untuk terus hadir, menjaga kondusivitas kamtibmas di kawasan investasi, dan mendukung setiap program pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Simalungun dan Indonesia,” ungkap AKBP Marganda Aritonang.
AKP Verry Purba menutup keterangannya dengan penuh optimisme. “Dengan investasi senilai US$ 7 miliar dan penyerapan lebih dari 6.000 tenaga kerja, ini adalah angin segar bagi perekonomian daerah dan nasional. Polres Simalungun siap hadir mengawal setiap tahapan pembangunan ini demi kemajuan bersama,” pungkasnya.
Laporan AG












