Simalungun – Dewanusantaranews.com – Kinerja Pemerintah Nagori (desa) Manik Kataran, kecamatan Sidamanik kab Simalungun yang saat ini dipimpin Sudirman Sinaga mendapat sorotan tajam dari pihak masyarakat.
Pasalnya, orang nomor satu di Pemerintahan desa itu tidak bersedia untuk memberikan klarifikasi terkait Penebangan kayu diareal wilayah pemerintahan Nagori nya.
Hal itu sesuai dengan hasil investigasi tim media yang turun langsung kelapangan, pada hari Selasa, (31/3/2026), sekitar pukul 15.30 wib.
Hasil Amatan tim, Mobil colt diesel yang sudah bermuatan kayu bulat jenis Durian dan sobsi terparkir didepan kantor pangulu Manik hataran yang diduga mendapatkan ‘restu’ terkait pengesahan surat dari pemerintah Nagori supaya bisa diangkut keluar daerah.
Ironisnya, saat tim mempertanyakan asal usul kayu kepada seorang pria bermarga purba yang diduga cukong kayu, malah melontarkan pernyataan yang tidak ber etika dan melakukan pengancaman terhadap wartawan yang sedang melakukan peliputan.
” Apa kau, ku Kampak kau,” ungkap Purba kepada para wartawan sambil mengajak duel di luar halaman kantor kepala desa.
Merasa prihatin dengan tindakan pria bermarga purba yang separuh baya itu, dinilai menciderai kebebasan Pers sebagaimana diatur dalam Undang-undang Pers Nomor 40 tahun 1999.












