Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Jacob Ereste : Pesan & Kesaksian Mantan Presiden Prof. Dr. ing BJ. Habibie Diujung Usia Senjanya Yang Bernilai Spiritualitas

×

Jacob Ereste : Pesan & Kesaksian Mantan Presiden Prof. Dr. ing BJ. Habibie Diujung Usia Senjanya Yang Bernilai Spiritualitas

Sebarkan artikel ini

Dewanusantaranews.com – Pesan Prof. Dr. Ing. BJ. Habibie diujung usianya, sungguh sangat menyentuh dan menghentak, terasa membetot kesadaran yang terlalu lama alfa fam khilaf untuk merenungkan tentang kematian yang pasti datang menjemput entah kapan waktu akan tiba juga.sebab kematian sungguh tidak dibatasi usia.

“Teruslah menjadi Si Penabur kebaikan selama hayat masih dikandung badan, meski hanya sepotong pesan”. Jadi sungguh menulis itu pilihan tepat bagi yang tidak berpunya apa-apa, kecuali ide serta sedikit pengalaman hidup dan pengetahuan yang mungkin pula tidak seberapa nilainya, namun selalu dibagikan dengan penuh ikhlas kepada banyak orang yang mau memetik buah kebaikan yang ada di dalam pesan tersebut

Baca Juga  Prof.Dr.Sutan Nasomal SH.MH Pakar Hukum Pidana Internasional!Sebut, Penyidik Tidak Profesional Terkait Laporan Hilangnya Sampan Bermotor Milik Wawan

Sungguh aku terperangah seperti menemukan keyakinan hidup yang sudah aku miliki, namun tidak pernah aku sadari tertinggal dimana dahulu tempatnya tersimpan. Seperti pesan BJ. Habibie sendiri kepada dirinya yang terlupa, “Jangan pernah terbuai dengan kehidupan dunia yang bisa melalaikan….ujarnya yang tertulis jelas saat menandai kematian itu kian dekat, katanya berpesan.

“Saya diberikan kenikmatan oleh Allah ilmu technology sehingga saya bisa membuat pesawat terbang. Tapi sekarang, saya tahu bahwa ilmu agama itu lebih bermanfaat bagi umat”. Kalau saja disuruh memilih antara keduanya, maja saya akan memilih ilmu agama atau berbuat baik dan berderma pada orang banyak.

BJ. Habibie merasakan benar kesepian di rumahnya yang luas dan megah serta ber-AC, sejak ditinggal istri meninggal dunia. Tangan terasa menggigil karena lemah. Penyakit menggerogoti sejak lama. Duduk tak enak, berjalan pun tak nyaman. Untunglah ada seorang kerabat jauh mau tinggal bersama menemani beserta seorang pembantu, kata Habibie berkisah lewat coretan pendeknya yang tersebar juga dalam berbagai media sosial, entah siapa pengirimnya.

Baca Juga  Patroli Malam Polsek Labuhan Ruku Pastikan Kamtibmas Aman

Tiga orang anaknya yang diakui sukses berpendidikan tinggi sampai ke luar negeri dan ada pula yang berkarier di luar negeri juga. Ada yang bekerja di perusahaan asing dengan posisi tinggi. Ada pula yang menjadi pengusaha sukses. Sehingga secara ekonomi mantan Presiden Indonesia tercepat masa jabatannya ini mengacungkan jempol kepada reputasi semua anaknya secara ekonomi, karena semua dapatlah dibilang kaya raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *