Begitulah revisi itu dilakukan, karena Presiden Joko Widodo punya kepentingan untuk melindungi Mas Gibran Rakabuming Raka dan Mas Bobby Nasution dari jeratan KPK.
Memang sejarah pun mencatat, revisi UU KPK dilaksanakan sebelum Pilkada serentak dimana Mas Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution berproses menjadi Walikota. Maka itu amanlah mereka dari sentuhan KPK dari segala masalah hukum yang bisa menjerat Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution.
Kalangan jurnalis yang memperoleh sumber lewat video yang memuat penurutan Hasto Kristiyanto ini berupaya melacak asal sumber yang mengedarkannya hingga viral di media sosial. Sementara pihak yang mengaku menyimpan data tentang Hasto Kristiyanto secara terbuka adalah Connie Rahakundini Bakrie, seorang pengamat militer yang banyak bergiat di luar negeri. Dan Connie Rahakundini Bakrie pun pernah mengatakan dokumen yang dia pegang itu bisa menjadi bom waktu bila dipublikasikan.
Boleh jadi, dokumen milik Hasto Kristiyanto ini mulai beredar menyusul posisinya yang telah dijadikan tahanan oleh KPK sejak pekan kemarin terkait kasus Harun Masiku yang buron sejak lima tahun silam sebagai tersangka yang hendak dijerat olek KPK.
Hasto Kristiyanto sendiri merasa telah dikriminalisasi oleh KPK karena saat dirinya ditetapkan sebagai tersangka pada 24 Desember 2024, sepekan sebelumnya PDIP memecat Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution karena dianggap telah berkhianat kepada partai. Dan Pimpinan KPK yang dipilih oleh Pansel Capim adalah hasil yang dibentuk oleh Joko Widodo. Sehingga wajar diduga sepenuhnya berada dibawah kendali Joko Widodo pula. Begitulah “Nyanyian Hasto Kristiyanto” tentang balada masa lalu sosok Joko Widodo. Ibarat album lagu, satu diantara balada itu akan disusul balada berikutnya.
Prof. Connie Rahakundini Bakrie pun sudah meminta pengunggah Video bocoran dokumen take down dan klarifikasi. Permintaan ini disampaikan Connie Rahakundini Bakrie melalui Instagram pribadinya sejak Jum’at 21 Februari 2025. Ia meminta agar pria bertopi gelap yang menyebarkan video itu tidak menyeret namanya. Sebab dia hanya dititipi dokumen rahasia oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dan tidak berhak membongkar dokumen tersebut.
Tapi Connie Rahakundini Bakrie membenarkan mengamankan dokumen rahasia itu ke Rusia. Dokumen rahasia itu akan membongkar keburukan keluarga Presiden RI ke-7, Joko Widodo.
Dalam kesempatan yang sama, Connie Rahakundini Bakrie juga mendesak KPK untuk segera menandatangani surat pemanggilan dan penersangkaan seseorang yang memiliki jejak korupsi hingga tingkat internasional, tandasnya tanpa menyebut orang yang bersangkutan. Karena kasus tersebut telah ramai diperbincangkan di berbagai media, kata dia.
Banten, 22 Februari 2025












