Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Inklusifitas Sebagai Identitas, ‘Terbukti Berpengalaman’ Bukan Bualan

×

Inklusifitas Sebagai Identitas, ‘Terbukti Berpengalaman’ Bukan Bualan

Sebarkan artikel ini

Karena keberagaman adalah harta yang tak tergantikan. Kemerdekaan manusia adalah segalanya, termasuk selera dan pikirannya.

Begitupun dengan penutup kepala, ada topi, peci, blangkon dan jilbab, menjelaskan keberagaman yang harus dilestarikan.

Waktu pembuktian kian dekat, kandidat naik ke atas panggung dengan cepat. Terlihat ROIS begitu tenang melangkah, kepercayaan diri keduanya memancar ke seluruh penjuru arah.

Dengan senyum menawan dan intonasi yang tak berlebihan, Rodi Wijaya mulai menguasai panggung.

Pertanyaan-pertanyaan panelis dijawab tanpa canggung. Imam Senen mulai menunjukkan kebijaksanaannya yang membumi.

Rodi Wijaya dan Imam Senen terlihat sangat menikmati debat dengan penjelasan-penjelasan lugas dan tuntas.

Teriakan dukungan dari kursi penonton membuat acara tak monoton. Lebih menarik walaupun sedikit mengusik.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Monitoring Petani Binaan Panen Jagung

ROIS menguasai betul permasalahan yang ditanya, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pelayanan sampai pasar siap diatur.

Segmen 3 sampai 8 tampaknya menjadi panggungg utama ROIS untuk menunjukkan dan memastikan bahwa pengalaman itu penting.

Disaat paslon lain tak mampu menjawab dengan benar pertanyaan tentang patologi birokrasi, ROIS sigap menjelaskan semuanya, masalahnya, kenyataannya serta solusinya.

Belum lagi bercerita tentang BPJS, Rodi Wijaya mampu membalikkan serangan menjadi kekuatan.
Fasih dia menjabarkan dan menerangkan, sehingga tak perlu dua kali untuk kita mengerti.

Closing statement pun sangat mengharukan, sampai-sampai tak ingin rasanya usai.

Mungkin kekhawatiran dia terlalu didramatisir, nyatanya ROIS memang betul menguasai medan, berkat pengalaman yang ditempa sepanjang jalan.

Baca Juga  Wakapolres Labuhanbatu Cek Rumah Tahanan Polres Labuhanbatu

Ternyata, jargon Terbukti Berpengalaman, bukan hanya bualan.

Sepertinya tadi, meski hujan turun deras, tak mampu melunturkan cinta kami kepada ROIS yang semakin berkelas.

Pria itu perlahan pergi, dengan senyum yang menyeringai dan rompi yang dipakai.

Tertulis nama Frans Sembiring dengan nama relawannya PRODI. Dia semakin teguh untuk memberikan semangat yang laik, membantu ROIS mewujudkan cita-cita kota yang terbaik. (Tukrimadoni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *