“Saya menghormati hukum dan sangat mendukung upaya penegakan hukum jika memang ada pelanggaran. Namun jangan sampai ada pihak yang menyampaikan informasi yang tidak akurat sehingga mencoreng nama baik orang lain,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Poktan TDB Bagiono menambahkan bahwa pihaknya terbuka apabila aparat penegak hukum ingin melakukan klarifikasi atau pengecekan langsung di lapangan.
“Kami siap memberikan keterangan apabila diperlukan oleh aparat penegak hukum. Pada prinsipnya kami tidak pernah melakukan aktivitas seperti yang dituduhkan,” ujar Bagiono.
Hal senada juga disampaikan Bendahara Poktan TDB Narno yang berharap masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang belum tentu kebenarannya.
“Kami berharap masyarakat dapat menyaring setiap informasi yang beredar. Jangan sampai muncul persepsi yang keliru terhadap kelompok tani kami,” katanya.
FTS menegaskan pihaknya tetap menghormati proses hukum dan siap bekerja sama dengan pihak berwenang apabila diperlukan untuk menjelaskan persoalan tersebut secara transparan.
“Kami siap apabila ada pihak berwenang yang ingin melakukan klarifikasi atau pengecekan. Kami tidak memiliki kepentingan untuk melakukan hal-hal yang melanggar hukum,” pungkasnya.
Raja Hasibuan












