Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Fenomena Langka : 2 Ekor Ikan Lumba-lumba Muncul di Sungai Batang Lubuh, Begini Pesan Bupati Anton

×

Fenomena Langka : 2 Ekor Ikan Lumba-lumba Muncul di Sungai Batang Lubuh, Begini Pesan Bupati Anton

Sebarkan artikel ini

Rokan Hulu, Riau II – Dewanusantaranews.com – Warga Kabupaten Rokan Hulu (Rohul),Riau dihebohkan dengan kabar munculnya 2 (dua) ekor ikan Lumba – lumba. Fenomena langka ini,pertama sekali muncul dari perairan Sungai Rokan. Sontak saja, informasi tentang hal itu, berseliweran di Medsos.

Foto dan Video itu pun jadi Viral di medsos terkait munculnya spesies Mamalia langka, yaitu Pesut (Ikan Lumba-lumba Air Tawar). Kemunculan Ikan Lumba lumba ini, yang dikenal sebagai indikator kesehatan ekosistem Sungai ini, menarik perhatian dan memicu antusiasme Masyarakat.
disekitar Desa Surau Munai, Kecamatan Rambah Hilir, Rohul sejak Selasa (9/12/2025).

Awalnya, banyak pihak ragu dan tidak yakin. Ada pula yang bilang bahwa hal itu adalah editan Versi AI. Namun, Bupati Rohul,H.Anton, ST, MM, langsung menanggapi Fenomena alam yang luar biasa ini. Saat dikonfirmasi wartawan mengatakan , bahwa hal itu benar dan meminta kepada seluruh lapisan Masyarakat agar tidak menangkap atau menyakiti ikan tersebut.

Baca Juga  Wakapolres Tebing Tinggi Pimpin Apel Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1445 H

“Ya, Kita himbau kepada masyarakat agar melindungi hewan tersebut sebab jenis Ikan Pesut dengan nama latin rcaella brevirostris ini merupakan satwa yang masuk dalam kategori Hewan dilindungi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Ini adalah anugerah dan pertanda baik bagi Kita.,Saya tegaskan kepada seluruh masyarakat, Pesut ini adalah satwa dilindungi oleh Negara, jadi, Mari kita jaga dan lindungi bersama-sama, jangan ada upaya penangkapan atau perburuan. Biarkan mereka hidup lestari di habitatnya, tegas Bupati Anton, Rabu (10/12/2025) pagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *