Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri menekankan bahwa kemandirian fiskal, inovasi daerah, dan ketahanan pangan merupakan pilar utama pembangunan nasional. Pemerintah daerah didorong untuk aktif menggali potensi lokal, memperluas partisipasi masyarakat, dan tidak hanya bergantung pada transfer anggaran dari pemerintah pusat.
Usai mengikuti rapat, Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih menyampaikan bahwa kehadirannya di Rakornas adalah bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk mendukung program prioritas Presiden dan Asta Cita, serta sepenuhnya mendukung kebijakan nasional, termasuk dalam upaya penguatan ketahanan pangan.
Bupati menjelaskan bahwa daerahnya telah mendorong program sederhana namun berdampak positif, yaitu “satu siswa menanam satu pohon tanaman produktif” di setiap sekolah. Tanaman yang ditanam meliputi cabai, jagung, dan jenis tanaman lainnya, yang berfungsi sebagai bentuk edukasi bagi siswa sekaligus kontribusi daerah terhadap ketahanan pangan nasional.
Dalam mengikuti rapat tersebut, Bupati didampingi oleh pejabat penting Pemerintah Kabupaten Simalungun, antara lain Kepala Badan Kesbangpol, Eka Candra Barus, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Ueki Damanik, dan Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Daerah (Bapperida) Alfian Denri Saragih.
(AG/HN)












