Dewanusantaranews.com – Tidak sedikit dalam pantauan Masyarakat obat golongan G dari Narkotika merambah masuk ke warung warung suram di Wilayah Bogor Kota atau Kabupaten serta daerah lainnya.
Kasus oknum Masyarakat yang kecanduan obat obat terlarang yang terdata sampai tahun 2024 berjumlah 40 juta yang telah di selesaikan pihak APH.
Diperkirakan terdapat 40,4 juta jiwa yang berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun 2024,” Dengan Barang Bukti 8,6 Trilyun
Ini belum semua karena masih ada kasus Narkoba di perkampungan yang masih terus aktif di banyak tempat. Orang tua hanya kaged karena wilayah kecamatannya sudah masuk peta merah tertinggi peredaran NARKOTIKA.
Bahkan ada pabrik Narkoba di dalam perumahan elit.
Kemudian oknum pemaen NARKOBA bisa mengendalikan dari dalam penjara. Kemana arah pemasaran penjualan semua jenis obat Narkotika itu.
PROF DR KH SUTAN NASOMAL sebagai pemerhati kasus narkoba pada pelajar dan Masyarakat menghimbau semua yang menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan agar turun gunung mencari sumbernya. Harap Dinas Kesehatan memiliki kontak center untuk menerima informasi dari Masyarakat agar memudahkan menerima laporan bila ada gerakan pengedaran narkoba. Hal ini akan membantu BNN dan Polri
Generasi Muda Otaknya Menjadi Hancur Bahkan Gila Akibat Narkotika (Golongan G) Di Himbau Dinas Kesehatan Melacak Sumbernya.
Tidak sedikit dalam pantauan Masyarakat obat golongan G dari Narkotika merambah masuk ke warung warung suram di Wilayah Bogor Kota atau Kabupaten.
Kasus oknum Masyarakat yang kecanduan obat obat terlarang yang terdata sampai tahun 2024 berjumlah 40 juta yang telah di selesaikan pihak APH.












