Menurut Bupati, hilirisasi adalah kunci untuk meningkatkan nilai tambah dari komoditas unggulan daerah, khususnya kelapa sawit. Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume produksi, tetapi juga menjadi motor penggerak transformasi ekonomi daerah dari sektor hulu menuju industri pengolahan yang lebih modern dan berdaya saing global.
“Pembangunan fasilitas oleo food dan biodiesel ini diyakini akan memberikan dampak positif yang sangat besar bagi Kabupaten Simalungun. Mulai dari terbukanya lapangan kerja baru yang luas, peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, hingga pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Bupati Anton dengan optimis.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Simalungun memberikan dukungan penuh terhadap setiap bentuk investasi yang nyata-nyata membawa manfaat bagi masyarakat. Dukungan ini disertai dengan harapan agar seluruh kegiatan pembangunan dan operasional industri senantiasa berjalan dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan dan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Acara kemudian dilanjutkan dengan momen simbolis penekanan tombol secara bersama-sama yang menandai dimulainya tahap konstruksi proyek tersebut, serta dilanjutkan dengan sesi pemberian cenderamata sebagai tanda persahabatan dan kerja sama yang baik.
Turut hadir memeriahkan kegiatan ini antara lain Gubernur Sumatera Utara diwakili oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Fariz Haholongan Hutagalung, Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Ryanto Wisnuardhy, serta Direktur Utama PTPN IV Ugun Untaryo, beserta jajaran manajemen dan tamu undangan lainnya.
Laporan AG












